Universitas Pertahanan (UNHAN) sejak awal dirancang untuk menjadi salah satu pilar utama yaitu pilar pendidikan yang berjalan seiring dan saling melengkapi dengan dua pilar lainnya yaitu pilar pelatihan dan penugasan dalam rangka mencetak SDM pertahanan yang lebih berkualitas. Demikian dikatakan Menhan dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Kemhan Marsdya TNI Eris Herryanto, S.Ip., M.A, dalam Wisuda Pasca Sarjana Program Studi Strategi Perang Semesta (SPS), Sekolah Pasca Sarjana Strategi (SPSS) Pertahanan UNHAN Tahun Akademik 2010-2011, Kamis (27/10), di Kemhan Jakarta.
Lebih lanjut Menhan mengatakan bahwa tiga pilar utama penyiapan SDM pertahanan negara tersebut sudah lama diselenggarakan oleh Kemhan dan TNI namun pemerintah menilai dan berkomitmen bahwa pilar pendidikan harus mendapat perhatian yang lebih serius guna mencetak personel yang profesional dalam upaya pencapaian cita-cita yakni membangun keunggulan strategis pertahanan negara.
Terdapat tiga keunikan yang dimiliki UNHAN dan merupakan potensi besar untuk didayagunakan dalam membangun keunggulan strategis pertahanan negara yaitu pertama, UNHAN merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang memfokuskan program pendidikannya pada bidang pertahanan. Kedua, UNHAN dirancang sebagai bagian penting dari institusi pertahanan guna memperkuat citra dan posisi Indonesia dalam kerjasama internasional di bidang pertahanan khususnya di kawasan Asia Tengara. Dan yang ketiga, UNHAN akan terus menerapkan standar internasional bagi proses pendidikan dan kualitas lulusannya dilihat dari sisi kelembagaan maupun sisi penyelenggaraan pendidikan. Disamping itu UNHAN juga memiliki arti penting dalam membangun keunggulan strategis SDM pertahanan negara.
Oleh karenanya Menhan berharap dengan bekal ilmu yang diperoleh para lulusan UNHAN baik sipil maupun militer yang berasal dari institusi pemerintah maupun swasta dapat memberikan kontribusi yang baik. Tidak hanya berkontribusi dalam melahirkan kebijakan-kebijakan pertahanan negara yang unggul saja tetapi juga pada tataran implementasi sesuai level atau pangkat, jabatan ataupun lingkup penugasan dari tiap lulusan yang diharapkan mampu menginspirasi dan menjadi agen-agen perubahan di semua lini pemangku kepentingan.
Selain itu Menhan berharap kepada para wisudawan untuk dapat membuktikan di tempat tugas masing-masing bahwa lulusan UNHAN memiliki kualitas internasional yang dapat memberikan kontribusi penting bagi pembangunan pertahanan negara serta menjadi motor dalam mewujudkan keunggulan strategis SDM pertahanan negara.
Sementara itu Rektor UNHAN saat membuka sekaligus mewisuda 28 wisudawan angkatan ke-2 kali ini menyatakan untuk menjadi SDM pertahanan harus mampu memaknai diri dan memiliki inovasi serta kreatifitas sehingga menjadi human capital bagi penguatan SDM pertahanan yang lebih profesional. Saat sampai saat ini setidaknya masalah pertahanan belum dipahami secara menyeluruh dan masih dianggap sebagai domain militer. Hal ini menjadi tantangan sekaligus tugas lulusan UNHAN untuk mendiseminasi hal tersebut.
Rektor UNHAN berharap para lulusan UNHAN yang berasal dari jajaran TNI dan Kemhan dapat berkontribusi dalam penguatan SDM pertahanan, khususnya dalam pengkajian doktrin dan strategi pertahanan. Sedangkan lulusan yang berasal dari sipil diharapkan menjadi penguat komponen nirmiliter dalam penyelenggaran pertahanan negara.
Dalam kesempatan wisuda tersebut diberikan penghargaan kepada wisudawan yang meraih penghargaan tropi Yudha Buana Cendekia dengan IPK tertinggi yaitu 3,86 diberikan kepada wisudawan B. Wisnu Chandra dengan predikat Cum Laude. Sedangkan penghargaan tropi Yuda Buana Sastra diberikan kepada wisudawan dengan thesis terbaik, diterima wisudawan Sindu Tikno Saputro.
Hadir dalam wisuda kali ini antara lain Wakasal, Ses Menkopolhukam, Gubernur PTIK, Atase Militer dan Pertahanan negara-negara sahabat, para pejabat di lingkungan Kemhan/TNI, Rektor UPN, Rektor President University serta civitas akademika UNHAN. Acara ditutup dengan orasi ilmiah yang disampaikan Prof. Salim Said, Ph.D selaku guru besar UNHAN.
Sumber : DMC
0 Comments and Thoughs for "Kualitas SDM Merupakan Faktor Kunci Keunggulan Strategis Pertahanan Negara"