Jakarta, DMC – Pembangunan Alutsista Udara, sesuai dengan kebijakan MEF, dan mengembangkan kompetensi SDM dari padat manusia menjadi padat teknologi dinilai dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mempertahankan eksistensi kapabilitas dan kredibilitas TNI AU yang modern untuk bisa sejajar Angkatan udara internasional.
Demikian dikatakan Menhan RI, Purnomo Yusgiantoro dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekjen Kemhan, Marsdya TNI Erris Heriyanto saat menjadi keynote speach pada Seminar Air Power, Kamis (7/4) di Halim, Jakarta.
Lebih lanjut Menhan menjelaskan adapun langkah-langkah lain adalah upaya mempererat kerjasama internasional melaui latihan bersama dengan angkatan udara negara lain berbasis standart operasi udara internasional.
Ditambahkan Menhan Purnomo Yusgiantoro pembangunan Alutsista Udara dengan mengadopsi perkembangan teknologi Dirgantara melalui kerjasama dan penggunaan industri pertahanan dalam negeri lebih di khususkan kepada aspek transfer Knowlagde dan Transfer Of Technology.
” Peningkatan bersama tersebut dapat diterapkan dalam kerangka penelitian dan pengembangan, operasional pemeliharaan dan pendidikan pada aspek transfer Knowledge dan Transfer Of Tecnology,” Jelas Menhan.
Dikatakan juga oleh Menhan akselerasi dan kompetensi SDM dalam spektrum kapasitas juga bisa dijadikan langkah strategis selanjutnya dalam rangka membangun eksistensi kapabilitas dan kredibilitas TNI AU.
”Kompetensi SDM dalam spektrum kapasitas ini contohnya upaya menjangkau area of responsibility tidak terbatas pada ruang dan ketinggian 30-50km ke atas akan tetapi mengembangkan kemampuan kontrol pada ruang 500-600km terdapat lintasan dan aera satelit yang berdampak kepada keamanan dan kesejahteraan,” jelas Menhan.
Seminar Air Power bertema “Enpowering The Indonesian Air Force to Become First Class Air Force”diselenggarakan oleh Air Power Center Of Indonesia (APCI) dan didukung oleh TNI Angkatan Udara. Seminar dibuka oleh Wakasau Marsdya TNI Soekirno
Selain dihadiri oleh Ketua APCI, Kusnardi Kardi, para sesepuh TNI AU, perwakilan penerbangan sipil, serta beberapa kalangan akademisi seperti UPN Veteran Jakarta, Seminar Air Power tersebut juga mengundang pembicara dari Australia instansi seperti Nicolas Gay dan Mark Hinchcliife dari Australian Unmanned System Academy.
Sumber : DMC
Sumber : DMC
0 Comments and Thoughs for "Pembangunan Alutsista Udara sesuai MEF Dapat Mempertahankan Kapasitas TNI AU"